Eks Per i Mental

Please download to get full document.

View again

of 14
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Categories
Published
eksperimental
  Association between Smoking and Latent Tuberculosis in the U.S. Population: An Analysis of the National ealth and Nutrition ! amination Sur#eyAsosiasi antara $erokok dan Tuberkulosis Laten di %ndonesia Populasi A.S.: Analisis &esehatan Nasional dan Sur#ei Pemeriksaan 'i(i Abstract Background: Evidence of an associaon between cigaree smoking and latent tuberculosis infecon (LTBI) is based on studies in secial oulaons and!or from ig revalence se#ngs$ %e soug t to evaluate t e associaon between LTBI and smoking in a low revalence TB se#ng using oulaon&based data from t e 'aonal ealt and 'utrion Eaminaon *urve+ ('A'E*)$ ,et ods: In -.../01112 'A'E* assessed LTBI (de3ned as a tuberculin skin test measurement 4-1 mm) in arciants2 and t ose 401 +ears of age were 5ueried regarding t eir tobacco use and serum conine was measured$ %e evaluated t e associaon of LTBI wit self&reorted smoking istor+ and smoking intensit+ in mulvariable logisc regression models t at ad6usted for known confounders (gender2 age2 birt lace2 race!et nicit+2 overt+2 educaon2 istor+ of B78 vaccinaon2 and istor+ of  ouse old eosure to tuberculosis disease)$ 9esults: Esmated LTBI revalence was $;< among t ose 401 +ears of age$ T e LTBI revalence among never smokers2 current smokers2 and former smokers was =$-<2 >$><2 and >$0<2 resecvel+$ In a mulvariable model2 current smoking was associated wit LTBI (?9 -$@ .< 7I2 -$-/0$.)$ T e associaon between smoking and LTBI was strongest for ,eicanAmerican and black individuals$ In mulvariate anal+sis stra3ed b+ race!et nicit+2 cigaree acks er da+ among ,eicanAmerican smokers and conine levels among black smokers2 were signi3cantl+ associated wit LTBI$ 7onclusions: In t e large2 reresentave2 oulaon&based 'A'E* samle2 smoking was indeendentl+ associated wit signi3cantl+ increased risks of LTBI$ In certain oulaons2 a greater risk of LTBI corresonded wit increased smoking eosure$  Abstrak Latar Belakang: Bukti hubungan antara merokok dan infeksi tuberkulosis laten (LTBI) didasarkan pada studi pada populasi khusus dan / atau dari setting prevalensi tinggi. Kami berusaha untuk mengevaluasi hubungan antara LTBI dan merokok dalam setting TB prevalensi rendah dengan menggunakan data berbasis populasi dari ational !ealth and utrition urvei #emeriksaan (!A$ ). %etode: #ada tahun &'''***+ !A menilai LTBI (didefinisikan sebagai pengukuran u,i kulit tuberkulin - &* mm) pada peserta+ dan mereka ang berusia * tahun ditanai tentang penggunaan tembakau mereka dan serum otinine diukur. Kami mengevaluasi asosiasi LTBIdengan ri0aat merokok ang dilaporkan sendiri dan intensitas merokok dalam model regresi logistik multivariabel itu disesuaikan dengan pembaur ang dikenal (,enis kelamin+ usia+ tempat lahir+ ras / etnis+ kemiskinan+ pendidikan+ ri0aat vaksinasi B12+ dan ri0aat paparan rumah tangga terhadap penakit tuberkulosis). !asil: #erkiraan prevalensi LTBI adalah 3+45 di antara mereka ang berusia * tahun. #revalensi LTBI di antara tidak pernah perokok+ #erokok saat ini+ dan mantan perokok masingmasing adalah 6+&5+ 7+75+ dan 7+5. 8alam model multivariabel+ merokok saat ini terkait dengan LTBI (9 &+;< '35 1I+ &+&+'). !ubungan antara merokok dan LTBI sangat kuat untuk orang %eksiko Amerika dan individu kulit hitam. 8alam analisis multivariat dikelompokkan berdasarkan ras / etnis+ bungkus rokok per hari di antara orang %eksiko   Amerika perokok dan otinine di kalangan perokok hitam+ seara signifikan terkait dengan LTBI. Kesimpulan: #ada sampel !A$ ang besar dan representatif berdasarkan populasi+ merokok dikaitkan seara independen seara signifikan meningkatkan risiko LTBI. #ada populasi tertentu+ risiko LTBI ang lebih besar berhubungan dengan peningkatan merokok eksposur. Introducon ?ne&t ird of t e worlds oulaon is esmated to ave latent tuberculosis infecon (LTBI) and in 01-12 @$@ million eole ad tuberculosis disease (TB) C-D$ % ile it as been almost 0 decades since t e %orld ealt ?rganiaon (%?) declared tuberculosis a global emergenc+ C0D2 TB remains a leading cause of deat worldwide C-D$ As a TB control strateg+2 %? and ot er ublic ealt organiaons recognie t e imortance of revenon of t e most fre5uent TB risk factors C;D$ In 011F2 several s+stemac reviews iden3ed an associaon between smoking and TB2 calling aenon to t e otenal role of smoking in TB at ogenesis and its contribuon to global disease burden C=/FD$ Gor t ese reasons2 %? recommends tobacco cessaon be art of TB control rograms C;D$ T e relaons i between tobacco and LTBI is less clear$ LTBI is an as+mtomac state t at is diagnosed b+ evaluaon of t e ost immune resonse t roug tuberculin skin tests (T*T) or interferon&gamma release assa+s C@D$ In addion to assessing t e relaons i wit TB disease2 t e 011F s+stemac reviews evaluated t e evidence for an associaon between smoking and LTBI C=/>D$ T e included studies were limited to secial oulaons2 including risoners2 migrant workers2 immigrants2 and t e omeless C./-;D2 aside from one oulaon&based stud+ t at was from a ver+ ig TB revalence se#ng in *out Africa C-=D$ T ese studies were limited b+ otenal misclassi3caon of smoking be avior and variaon in ad6ustment for otenal confounders C=D$ Alt oug meta&anal+sis of t e studies s owed an overall associaon between smoking and LTBI2 t e evidence was weaker t an for TB disease C-D$ Gurt ermore2 a recent stud+ from *out Africa found no associaon between smoking and LTBI C->D$ T ere are no oulaon&based studies from areas of low TB revalence t at evaluate t e associaon between smoking and LTBI C=D$ Hrior studies on associaons between smoking and LTBI are not generaliable to low TB incidence countries C./-;D$ In t e *2 a beer understanding of associaons between cigaree smoking and LTBI could imrove t e iden3caon of at risk oulaons for LTBI screening$ T e 'aonal ealt and 'utrion Eaminaon *urve+ ('A'E*) is designed to assess t e ealt andnutrional status of $*$ residents$ 'A'E* -.../0111 included an assessment of LTBI status2 TB riskfactors2 smoking istor+2 and serum conine levels C-F2-@D$ %e evaluated associaons between self&reorted smoking status and LTBI aJer ad6usng for confounders$ %e also assessed associaons between LTBI and intensit+ of smoking as de3ned b+ dail+ ack intensit+2 overall eosure istor+2 and serum conine levels$ Ginall+2 we comared t e results of selfreorted smoking istor+ to measured serum conine levels$ pengantar epertiga dari populasi dunia diperkirakan telah laten infeksi tuberkulosis (LTBI) dan pada *&*+ ;+; ,uta orang penakit tuberkulosis (TB) =&>. %eski sudah hampir  dekade se,ak 9rganisasi Kesehatan 8unia (?!9) mengumumkan tuberkulosis sebuah darurat global =>+ TB tetap men,adi penebab utama kematian di seluruh dunia =&>. ebagai strategi !ubunganpengendalian TB+ ?!9 dan masarakat lainna organisasi kesehatan menadari  pentingna penegahan faktor risiko TB ang paling sering =4>. #ada tahun **@+ beberapa sistematik ulasan mengidentifikasi hubungan antara merokok dan TB+ panggilan memperhatikan potensi peran merokok pada patogenesis TB dan kontribusina terhadap beban penakit global =6@>. ntuk alasanalasan ini+ ?!9 merekomendasikan penghentian rokok men,adi bagian dari pengendalian TB program =4>.antara tembakau dan LTBI kurang ,elas. LTBI adalah keadaan asimtomatik ang didiagnosisdengan evaluasi host espon imun melalui tes kulit tuberkulin (T T) atau interferongamma melepaskan tes =;>. elain menilai hubungan dengan penakit TB1+ tin,auan sistematis **@ mengevaluasi bukti adana hubungan antara merokok dan LTBI =67>. tudi ang disertakan terbatas pada hal ang spesial populasi+ termasuk tahanan+ peker,a migran+ imigran+ dan tuna0isma ='&4>+ selain dari satu studi berbasis populasi itu berasal dari prevalensi TB ang sangat tinggi di Afrika elatan =&6>. tudi ini dibatasi oleh kemungkinan salah klasifikasi perilaku merokok dan variasi penesuaian untuk pembaur potensial =6>. %eski metaanalisis penelitian menun,ukkan eara keseluruhan hubungan antara merokok dan LTBI+ buktina adalah lebih lemah dari pada penakit TB =&3>. elan,utna+ sebuah studibaru  baru ini dari Afrika elatan tidak menemukan hubungan antara merokok dan LTBI =&7>.Tidak ada studi berbasis populasi dari daerah dengan TB rendah prevalensi ang mengevaluasi hubungan antara merokok dan LTBI =6>. tudi sebelumna tentang hubungan antara merokok dan LTBI tidak digeneralisasikan ke negaranegara ke,adian TB rendah ='&4>. 8i A + pemahaman ang lebih baik tentang hubungan antara rokok merokok dan LTBI dapat memperbaiki identifikasi risiko populasi untuk skrining LTBI. urvei #emeriksaan Kesehatan dan 2ii asional (!A$ ) diranang untuk menilai statuskesehatan dan gii dari penduduk A. . !A$ &'''*** termasuk penilaian terhadap tatus LTBI+ faktor risiko TB+ ri0aat merokok+ dan serum otinine tingkat =&@+&;>. Kami mengevaluasi hubungan antara laporan diri status merokok dan LTBI setelah disesuaikan untuk pembaur. Kami ,uga asosiasi ang dinilai antara LTBI dan intensitas merokok sebagai didefinisikan oleh intensitas kemasan harian+ ri0aat pemaparan keseluruhan+ dan kadar otinine serum Akhirna+ kami membandingkan hasil selfreport i0aat merokok diukur kadar otinine serum. ,aterials and ,et ods *tud+ Houlaon 'A'E* is a connuous rogram of studies conducted b+ t e $*$ 7enters for Kisease 7ontrol and Hrevenon to assess t e ealt and nutrional status of residents C-.D$ 'A'E* sub6ect selecon is designed to obtain a reresentave samle of t e $*$ civilian non&instuonalied oulaon$ 'A'E* -.../0111 collected data on arciant demogra ics2 ealt istor+2 tobacco istor+2 and tuberculosis risk factors C01D$ %e included arciants 01 +ears of age and older as +ounger arciants were administered a dierent tobacco istor+ 5uesonnaire$ Kata 7ollecon 'A'E* oered arciants skin tests wit a tuberculinuri3ed rotein derivave (HHK) roduct2 HHK *&- C0-D$ Trained  lebotomists in6ected 1$- ml of HHK intradermall+ using t e ,antou met od and trained T*T readers measured reacons =@/F0 ours later$ Harciants wit a istor+ of a severe reacon to a rior T*T were ecluded$ 'A'E* de3ned LTBI as an area of induraon 4-1 mm in resonse to HHK regardless of arciants TB risk factors C-F2-@D$  'A'E* ascertained smoking istor+ wit t e following 5ueson: MMave +ou smoked at least -11 cigarees in +our enre lifeN Harciants w o resonded aOrmavel+ were considered ever smokers and were 5ueried on current smoking status2 MMKo +ou now smoke cigareesN A resonse of MMEver+ da+ or MM*ome da+s was coded as current smoker w ile a resonse of MM'ot at all was coded as former smoker$ 7urrent and former smokers were asked about dail+ cigarees smoked currentl+ and at t e me of 5ui#ng2 resecvel+$ %e esmated acks er da+ as t e selfreorted number of cigarees smoked er da+ divided b+ twent+ and rounded to t e nearest integer and we assigned a value of one ack er da+ to t ose w o smoke - to 01 cigarees dail+$ %e de3ned ack&+ears of cigarees as t e number of cigarees er da+ smoked mullied b+ +ears of smoking2 divided b+ twent+2 and rounded to t e nearest integer$ )ahan dan metodeStudi PopulasiNAN!S adalah program studi berkelan*utan yang dilakukan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit A.S. untuk menilai kesehatan dan status gi(i penduduk +,-. Sub*ek NAN seleksi dirancang untuk mendapatkan sampel perwakilan A.S. penduduk sipil yang tidak dilembagakan. NAN!S ,---/0111 mengumpulkan data tentang demogra2 peserta3 riwayat kesehatan3 riwayat tembakau3 dan faktor risiko tuberkulosis +01. &ami termasuk peserta berusia 01 tahun ke atas sebagai peserta yang lebih muda memberikan kuesioner se*arah tembakau yang berbeda.Pengumpulan dataNAN!S menawarkan peserta tes kulit dengan tuberculinpuri2ed produk turunan protein 4PP563 PP5 S/, +0,. Terlatih phlebotomists menyuntikkan 13, ml PP5 intradermally menggunakan $etode $antou dan pembaca TST terlatih mengukur reaksi 78/90 *am kemudian. Peserta dengan riwayat reaksi yang parah ke TST sebelumnya dikecualikan. NAN!S mende2nisikan LT)% sebagai sebuah wilayah dari indurasi  ,1 mm sebagai tanggapan terhadap PP5 terlepas dari faktor risiko T) peserta +,93,8.NAN!S memastikan riwayat merokok dengan berikut ini Pertanyaan: ;; Sudahkah Anda merokok setidaknya ,11 batang rokok di seku*ur tubuh Anda< hidup< ;; Peserta yang menanggapi secara a2rmatif dipertimbangkan pernah perokok dan ditanyai tentang status merokok saat ini3 ;; Lakukan Anda sekarang merokok< ;; =espons dari ;; !#ery day ;;atau ;; Some hari ;; dikodekan sebagai perokok saat ini3 sementara tanggapan ;; Tidak disemua ;; dikodekan sebagai mantan perokok. Saat ini dan mantan perokok ditanya tentang rokok sehari/hari yang merokok saat ini dan saat itu dari berhenti merokok3 masing/masing. &ami memperkirakan paket per hari sebagai selfreported >umlah rokok yang dihisap per hari dibagi dua puluh dan dibulatkan ke bilangan bulat terdekat? dan kami memberikan nilai satu bungkus per hari untuk mereka yang merokok , sampai 01 batang rokok setiap hari. &ita >am kemasan rokok yang ditetapkan sebagi *umlah rokok per hari merokok dikalikan dengan tahun merokok3 dibagi dua puluh3 dan dibulatkan ke integer terdekat.@e included known and potential risk factors for LT)% and TST reacti#ity in multi#ariable analyses: age3 gender3 race ethnicity3 po#erty3 education3 e posure to household contacts with acti#e tuberculosis3 foreign birth3 and prior bacillus Balmette'uerin 4)B'6 #accination +,93,8. %n order to reduce the risk of disclosure3 NAN!S assigned adults ages 8C years and older an age of 8C years. NAN!S de2ned raceethnicity based on selfreport and categori(ed respondents as white 4non/ispanic63 black 4non/ispanic63 $e ican/American3 other ispanic3 and other? due to small number of participants in the latter two groups these were combined in our study +00. Po#erty was de2ned as a po#ertyincome ratio 3 one? the po#ertyincome ratio is the family income o#er the prior ,0 months di#ided by the po#erty threshold and is ad*usted for family si(e +,9. !ducation was categori(ed as less than high school3 high school graduate or eDui#alent3 and education beyond high school. To e#aluate a known history of tuberculosis e posure3 sub*ects were asked EEa#e you e#er li#ed in the same household with someone while that person was sick with tuberculosis or T)<FF )B' #accination lea#es an identi2able
Similar documents
View more...
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks